Minggu, 21 Oktober 2018

Kepariwisataan di Indonesia


Negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau tersebar kurang lebih 17 ribu pulau, negara yang terkenal dengan keberagaman budaya dan bahasanya, negara yang terkenal dengan keramah tamahan masyarakatnya, merupakan salah satu negara penganut Islam terbesar di dunia dan masing banyak sebutan lain untuk negara Indonesia ini. Dengan banyak nya keberagaman yang dimilikinya sudah semestinya Indonesia menjadi salah satu destinasi pariwisata bagi para pelancong lokal maupun asing untuk berkunjung, menikmati keindahan alam dan berbagai kebudayaan yang disuguhkan dengan iklim tropis yang sangat mendukung para turis local maupun asing untuk berkunjung sepanjang tahun tanpa menghawatirkan cuaca yang ekstrem.
Hasil gambar untuk kepariwisataan di indonesia
Tapi yang menjadi pertanyaan nya sekarang adalah, sudahkah Indonesia menjadi salah satu destinasi pariwisata yang populer dan berhasilkah Indonesia menarik perhatian masyarakat mancanegara dengan berbagai keunikan yang dimilikinya? Berbagai sumber telah mempelajari dan berusaha memecahkan masalah ini dan hasilnya adalah dari tahun ke tahun jumlah kedatangan turis local dan mancanegara ke Indonesia semakin bertambah. Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah yang secara bertahap memperbaiki berbagai fasilitas yang akan menunjang keamanan dan kenyamanan turis selama berkunjung ke Indonesia. Kenaikan jumlah kunjungan turis pertahun nya ini juga memberikan dampak yang positif terhadap terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar lokasi wisata dan berdampak positif juga terhadap pemasukan negara yang rata-rata turis asing akan menghabiskan kurang lebih 1500 dolar sekali berkunjung ke Indonesia.

Gambar terkait
Dengan keberagaman budaya masyarakatnya dan mayoritas penduduk Indonesia adalah penganut agama Islam, banyak paham-paham radikal yang berkembang dengan cepat dan menentang kedatangan turis asing ke Indonesia, serangkaian bom yang terjadi di Bali dan Jakarta menjadi salah satu bukti kekerasan para penganut paham radikal saat itu masih kuat. Terjadinya bom di Bali pada tahun 2002/2005 dan bom di Ritz-Carlton/Marriott Jakarta pada 2009 menjadikan para turis asing takut untuk berkunjung ke Indonesia dengan bukti penurunan jumlah turis pada tahun tersebut. Mereka para turis asing pada saat itu makin percaya bahwa Islam adalah agama kekerasan dengan Indonesia yang mayoritasnya penganut agama Islam membuat mereka tersugesti bahwa Indonesia adalah negara yang tidak aman bagi para turis mancanegara pada saat itu.
Gambar terkaitMenghadapi kejadian-kejadian seperti ini pemerintah Indonesia pada waktu itu tidak tinggal diam, karena jika dibiarkan maka sector pariwisata di Indonesia akan mati perlahan karena para turis asing yang tidak mau berkunjung karena masih merasakan ketakutan ketika ingin berkunjung ke Indonesia. Dengan dibentuk nya pasukan khusus anti teroris yang secara khusus dilatih untuk mencegah kejadian pengeboman terjadi kembali dan merugikan berbagai pihak, pemerintah Indonesia secara perlahan bisa kembali bangkit dengan memperbaiki keamanan di berbagai titik. Dengan kemanan yang semakin diperketat dan promosi pariwisataan Indonesia semakin diperluas mejadikan Indonesia kembali mejadi salah satu tujuan wisata yang kembali diminati. Indonesia jelas dapat bersaing dengan berbagai negara yang juga menyuguhkan keindahan alam yang sama dengan harga yang kompetitif, kekayaan sumber daya alam dan adanya sejumlah lokasi warisan budaya.
Kendati demikian pemerintah Indonesia masih mempunyai pekerjaan rumah yang tidak kalah berat dan rumitnya dari masalah terorisme, yaitu menjaga keberlangsungan lingkungan hidup yang telah berdampak pada penggundulan hutan pembangunan liar dan pengeksploitasian sumber daya alam. Sebagai salah satu contohnya adalah telah punah nya beberapa hewan langka asli Indonesia karena kurang terjaganya alam tempat mereka tinggal yang sebenarnya jika para hewan tersebut dirawat dengan baik dan benar dapat menjadi salah satu daya tarik yang dimiliki Indonesia. serta masalah infrastruktur yang hanya terpusat pada kota-kota besar pusat wisata seperti Jakarta dan Bali, daerah di timur Indonesia yang sebenarnya banyak mempunyai tempat yang cantik untuk dikunjungi malah kekurangan infrastuktur yang baik sehingga menyulitkan para wisatawan untuk berkunjung, contohnya saja Bandar undara yang terbatas, medan yang terjal dan belum banyak nya moda transportasi yang dapat menjadi transportasi andalan untuk menuju lokasi wisata dan kurang berkembangnya akomondasi penginapan menjadikan para wisatawan sulit untuk menjangkau tempat wisata tersebut.
Gambar terkait
Selain infrastruktur, pendidikan juga menjadi halangan. Meskipun di Pulau Bali dan hote-hotel mewah di Jakarta kebanyakan penduduk asli yang bekerja di sector pariwisata cup fasih berbahasa Inggris (dan bahkan bahasa-bahasa asing lainnya) di wilayah yang lebih terpencil penduduk asli kesulitan untuk berkomunikasi dengan para turis. Oleh karena itu, focus pada mempelajari Bahasa Inggris akan membantu mengatasi keadaan ini, dengan dibukanya kursus berbahasa Inggris dan berbagai macam pelatihan yang dapat diikuti oleh pekerja yang akan langsung berhadapan dengan wisatawan asing hal ini mungkin dapat membantu. Halangan bahasa ini adalah alasan mengapa sejumlah warga Singapura lebih memilih Malaysia ketimbang Indonesia sebagai tempat tujuan wisata mereka. Kebanyakan turis asing yang datang ke Indonesia berasal dari Singapura, diikuti oleh Malaysia dan Australia. 
Gambar terkait
Dengan Indonesia menggantungkan harapan yang tinggi pada sector pariwisataan ini semoga menjadikan Indonesia benar-benar negara yang aman untuk dikunjungi oleh wisatawan asing yang dapat memperbaiki segala infrastrukturnya yang mulai dari akomondasi hotelnya, Bandar udaranya, segi transportasi dan segi masyaratknya yang sudah siap menjadi tuan rumah atas ribuan wisatawan yang akan berkunjung nantinya. Tapi perlu diingat pula pembangunan infrastruktur yang dapat memudahkan aktifitas para wisatawan nanti selama di Indonesia jangan sampai merusak keseimbangan alam dan harus terus dilestarikan agar tercipta lingkungan yang asri dan sehat.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar